WARRIOR (From Worlds Aids Day to be Savior) – December 7th-8th, 2019

Situasi penyebaran HIV/AIDS di Indonesia seperti dilaporkan oleh Ditjen P2P, Kemenkes RI, tanggal 27 Agustus 2019, menunjukkan jumlah kumulatif kasus HIV/AIDS yang mendekati angka setengah juta atau 500.000 yaitu 466.859 yang terdiri atas 349.882 HIV dan 116.977 AIDS. Sedangkan estimasi kasus HIV/AIDS di Indonesia pada tahun 2016 sebanyak 640.443. Dengan demikian yang baru terdeteksi sebesar 60,70 persen. Setiap tahun terjadi kenaikan jumlah kasus HIV yang dilaporkan sejak tahun 2005 sampai dengan tahun 2019. Ada lima provinsi dengan jumlah kasus HIV tertinggi yang menempati peringkat satu sampai lima: DKI Jakarta (62.108), Jawa Timur (51.990), Jawa Barat (36.853), Papua (34.473), dan Jawa Tengah (30.257). Sedangkan jumlah kasus AIDS yang dilaporkan dari tahun 2005 sampai dengan tahun 2019 relatif stabil setiap tahun. Jumlah kumulatif AIDS dari tahun 1987 sampai dengan Juni 2019 sebanyak 117.064. Faktor risiko penularan terbanyak melalui hubungan seksual berisiko heteroseksual (70,2%), penggunaan alat suntik tidak steril (8,2%), homoseksual (7%), dan penularan melalui perinatal (2,9%).Bertolak dari laporan ini persoalan besar adalah penemuan kasus HIV/AIDS yang baru mencampai 60,70 persen dari estimasi kasus HIV/AIDS. Ini jadi persoalan besar karena warga yang mengidap HIV/AIDS tapi tidak terdeteksi jadi mata rantai penyebaran HIV/AIDS di masyarakat, terutama melalui hubungan seksual tanpa kondom di dalam dan di luar nikah. Kondisinya kian parah karena tidak semua warga yang terdiagnosis mengidap HIV mendapat terapi obat ARV (antiretroviral). Dari 70% yang sudah pernah mendapat pengobatan ARV, hanya 33% yang rutin menerima pengobatan ARV, selebihnya putus obat ARV sebesar 23%. Untuk mencegah/ memberikan edukasi kepada masyarakat tentang HIV/AIDS, SCORA CIMSA UNEJ mengadakan aktivitas dengan nama WARRIOR (From Worlds Aids Day to be Savior)

Aktivitas ini diadakan pada tanggal 7 Desember dan 8 Desember 2019. Pada hari Sabtu, 7 Desember 2019 SCORA CIMSA UNEJ memberikan edukasi ke daerah lokalisasi Jember yaitu di Puger. Disana kami memberikan edukasi tentang cara preventif agar tidak tertular HIV/AIDS serta kami juga mengadakan free VCT test untuk pekerja seks di Daerah Puger, Jember.

Esoknya yaitu hari Minggu, 9 Desember 2019. Kami mengadakan WARRIOR di Alun-alun kota Jember saat CFD. Pada hari Minggu kami melakukan long march di sekitar alun-alundan masyarakat yang sudah berkumpul di alun-alun untuk CFD terlihat sangat tertarik dengan kami setelah long march kami melakukan campaign di sana kepada orang-orang tentang HIV / AIDS sebenarnya banyak orang yang tidak menyadari HIV / AIDS sehingga kami memberi mereka pengetahuan untuk meningkatkan kesadaran mereka tentang hal itu. Setelah itu kami mengadakan VCT. VCT untuk HIV / AIDS biasanya melibatkan dua sesi konseling: satu sebelum mengikuti tes yang dikenal sebagai “konseling pra-tes” dan satu mengikuti tes HIV ketika hasilnya diberikan, sering disebut sebagai “pasca tes konseling “. Semoga dengan kegiatan ini kita dapat meningkatkan kesadaran orang tentang HIV / AIDS di Jember dan bermanfaat bagi member CIMSA UNEJ.

SCORA
Standing Committee on Sexual & Reproductive Health and Rights including HIV & AIDS

CIMSA
Empowering Medical Students
Improving National’s Health

by : Mirza Wafiyudin Baehaqi